Gorontalo, 17 Juni 2026 — Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Persiapan Akreditasi Program Studi dengan tema “Penguatan Tata Kelola, Budaya Mutu, dan Strategi Penyusunan Dokumen Akreditasi Menuju Program Studi Unggul”. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya Fakultas Pertanian UNG dalam meningkatkan mutu pengelolaan program studi secara berkelanjutan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Muhammad Mukhtar, S.Pt., M.Agr. Dalam sambutannya, Dekan menegaskan bahwa akreditasi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan administratif atau pemenuhan dokumen, tetapi merupakan proses evaluasi menyeluruh terhadap kualitas tata kelola, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, serta capaian kinerja program studi.
Menurutnya, pencapaian status program studi unggul memerlukan komitmen bersama dari seluruh unsur, mulai dari pimpinan fakultas dan jurusan, tim penjaminan mutu, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga para pengguna lulusan. Seluruh unsur tersebut harus membangun budaya mutu yang terintegrasi dalam setiap kegiatan akademik dan nonakademik.
Bimbingan teknis ini menghadirkan narasumber utama, yaitu Direktur Dewan Eksekutif Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP), Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. Kegiatan dipandu oleh moderator Siswatiana Rahim Taha, S.Pt., M.Si., selaku Ketua Penjaminan Mutu Fakultas Pertanian UNG.

Dalam pemaparannya, Prof. Samanhudi menjelaskan berbagai aspek penting dalam proses akreditasi program studi, khususnya penguatan tata kelola kelembagaan, penerapan sistem penjaminan mutu internal, penyediaan data yang sahih dan konsisten, serta strategi penyusunan dokumen evaluasi diri dan dokumen kinerja program studi.
Narasumber juga menekankan bahwa dokumen akreditasi harus menggambarkan kondisi program studi secara objektif, berbasis data, serta menunjukkan adanya proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Setiap data dan informasi yang disampaikan harus didukung dengan bukti yang relevan serta mencerminkan keterkaitan antara kebijakan, pelaksanaan program, capaian kinerja, dan tindak lanjut perbaikan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan sesi tanya jawab. Para peserta memperoleh kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam proses penyusunan dokumen akreditasi, seperti sinkronisasi data, kelengkapan dokumen pendukung, penyusunan analisis capaian, penguatan sistem penjaminan mutu, serta strategi pemenuhan indikator menuju peringkat unggul.
Melalui kegiatan ini, setiap program studi di lingkungan Fakultas Pertanian UNG diharapkan mampu melakukan pemetaan terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan masing-masing. Hasil pemetaan tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar dalam menyusun langkah perbaikan dan program pengembangan yang lebih terarah. Kegiatan bimbingan teknis ini juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi seluruh tim pengelola program studi mengenai pentingnya pengelolaan data dan dokumen secara sistematis. Persiapan akreditasi tidak dilakukan hanya menjelang proses asesmen, tetapi harus menjadi bagian dari aktivitas rutin dan budaya kerja program studi.
Bagi Program Studi Agroteknologi, kegiatan ini memberikan penguatan dalam mempersiapkan dokumen akreditasi yang komprehensif, terukur, dan berbasis bukti. Program Studi Agroteknologi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sumber daya manusia, tata kelola, kerja sama, serta layanan kepada mahasiswa dan pemangku kepentingan.
Pelaksanaan Bimbingan Teknis Persiapan Akreditasi Program Studi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi seluruh unit di lingkungan Fakultas Pertanian UNG. Dengan tata kelola yang baik, budaya mutu yang kuat, serta dokumen akreditasi yang disusun secara sistematis dan akuntabel, Fakultas Pertanian UNG optimistis dapat mendorong program-program studi di lingkungannya menuju predikat unggul.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo dalam membangun pendidikan tinggi pertanian yang bermutu, adaptif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian di tingkat regional maupun nasional.