Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian UNG Gelar Pendampingan Penyusunan Dokumen Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE)

GORONTALO – Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), melaksanakan kegiatan Pendampingan Penyusunan Dokumen Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan mutu akademik dan pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, relevansi keilmuan, serta kebutuhan dunia kerja. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Agroteknologi, Dr. Sutrisno Hadi Purnomo, S.P., M.P., dan dihadiri oleh Ketua Gugus Mutu Jurusan Agroteknologi, Mayasari Yamin, M.Si., Tim Penyusun Dokumen Kurikulum, serta para dosen di lingkungan Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian UNG. Dalam kegiatan ini, Jurusan Agroteknologi menghadirkan Thayban, M.Pd., dari Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Universitas Negeri Gorontalo sebagai narasumber sekaligus pendamping dalam proses penyusunan dokumen kurikulum berbasis OBE.

Pendampingan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa pengembangan kurikulum Program Studi Agroteknologi dilaksanakan secara sistematis, terukur, dan selaras dengan prinsip Outcome-Based Education. Pendekatan OBE menekankan pentingnya keterkaitan antara profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), struktur mata kuliah, proses pembelajaran, serta sistem penilaian yang mampu mengukur ketercapaian kompetensi mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, tim penyusun dan dosen diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penyusunan dan penyelarasan komponen dokumen kurikulum, termasuk perumusan CPL, pemetaan CPL terhadap mata kuliah, penyusunan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), serta pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang berorientasi pada hasil pembelajaran.

Selain memperkuat pemahaman konseptual, pendampingan ini juga diarahkan untuk membangun kesamaan persepsi di antara dosen dan tim penyusun dalam mengembangkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang agroteknologi, pertanian berkelanjutan, pertanian presisi, dan transformasi digital sektor pertanian. Keterlibatan Gugus Mutu Jurusan dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya mengintegrasikan pengembangan kurikulum dengan sistem penjaminan mutu internal. Dengan demikian, dokumen kurikulum yang disusun diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan administratif akademik, tetapi juga menjadi pedoman operasional dalam pelaksanaan pembelajaran, evaluasi capaian pembelajaran, dan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Kegiatan pendampingan ini sekaligus mencerminkan komitmen Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian UNG dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui penguatan kolaborasi antara pimpinan jurusan, Gugus Mutu, tim penyusun kurikulum, dosen, dan lembaga penjaminan mutu universitas. Melalui penyusunan kurikulum berbasis OBE, Program Studi Agroteknologi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, kemampuan berpikir kritis, serta daya adaptasi terhadap dinamika pembangunan pertanian modern. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mewujudkan kurikulum Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UNG yang berkualitas, relevan, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi lulusan serta penguatan budaya mutu akademik secara berkelanjutan.

Agenda